Taat Tanpa Syarat




Oleh Sri Purwanti, A.Md.K.L.
(Founder Rumah Baca Cahaya Ilmu)

RuangInspirasiBunda.Com-Taat merupakan sikap patuh terhadap perintah Allah Swt. serta menjauhi semua larangan-Nya. Sebagai seorang Muslim sudah semestinya kita senantiasa berusaha untuk selalu menjaga ketaatan, dalam kondisi apapun. .
Orang yang taat kepada Allah SWT akan senantiasa mengerjakan segala perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya tanpa menunda-nunda.

Seperti yang kita ketahui konsekuensi dari keimanan yang hakiki adalah mengambil semua aturan Allah secara totalitas. Tidak memilah-milah mana yang cocok dan mana yang tidak. Sebagaimana  Allah perintahkan agar kita beriman secara menyeluruh. Taat tanpa syarat. Hal ini seperti yang dicontohkan oleh para sahabat ketika turun perintah untuk mengubah arah kiblat dari Baitul Maqdis ke Ka’bah. Mereka pun  langsung mengubah arah kiblat tanpa banyak tanya, padahal mereka tengah melaksanakan salat.

Hal ini menjadi salah satu bukti, bahwa sebagai seorang Muslim kita harus taat terhadap semua perintah Allah tanpa banyak protes, semata-mata dilakukan karena dorongan keimanan yang diimplementasikan dalam amal perbuatan.

Ketika menyatakan beriman semestinya kita menerima semua  hukum Allah secara keseluruhan, tanpa membedakan yang satu dengan yang yang lain. 

Lalu bagaimana caranya agar kita bisa selalu taat tanpa syarat?

Pertama, kita harus meyakini bahwa semua yang Allah perintahkan semata-mata demi kebaikan hamba-Nya. Meskipun kadang tampak tidak nyaman, terkesan menyusahkan, tetapi Sang Pencipta pasti lebih mengetahui seluk beluk ciptaan-Nya. Dengan begitu kita akan terbiasa taat tanpa banyak berdebat.

Kedua, sering hadir dalam majelis ilmu agar tsaqafah kita bertambah. Dengan begitu kita bisa memperkaya pengetahuan, memahami semua aturan yang telah Allah turunkan. Bisa membedakan mana yang halal, sunah, mubah, atau bahkan haram. Sehingga kita senantiasa berhati-hati dalam beramal sehingga tidak terjerumus pada hal-hal yang Allah larang.

Ketiga, sering berkumpul dengan orang-orang saleh. Seorang kawan memiliki pengaruh besar dalam kehidupan seseorang. Jika kita berkawan dengan orang yang baik dan saleh maka lambat laun akan tertular kesalehannya. Sebaliknya jika bergaul dengan orang yang kurang baik adabnya, kita pun akan terbawa secara perlahan  tanpa kita sadari.

Jika kita memiliki circle orang-orang yang baik, maka kita bisa memiliki kontrol, sehingga ketika melakukan kesalahan pada yang memuhasabah. Harapannya kita bisa selalu berada dalam ketaatan.

Keempat, mengamalkan semua yang telah dipelajari dalam kehidupan sehari-hari. Karena ilmu yang dibiarkan mengendap tanpa diterapkan justru bisa menjadi sumber masalah. Maka kita harus mengaplikasikan semua yang telah kita pelajari tanpa terkecuali.
Sebagaimana disebutkan dalam firman-Nya: “Dan sesungguhnya kalau mereka mengamalkan pelajaran yang diberikan kepada mereka, tentulah hal yang demikian itu lebih baik bagi mereka dan lebih menguatkan mereka.” (TQ.S  An-Nisa:66)

Dalam Al-Qur'an begitu banyak perintah Allah yang harus kita laksanakan. Lalu bagaimana caranya agar semua terlaksana dengan baik? Mengingat manusia adalah makhluk yang penuh dengan keterbatasan. Memang benar Allah memberikan perintah yang merupakan kewajiban untuk diikuti. Tetapi dalam pelaksanaannya terdapat keringanan-keringanan untuk memudahkan kita. Sebagaimana firman Allah yang artinya: “Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. (TQS. Al-Baqarah: 185)

Oleh karena itu sudah selayaknya kita senantiasa menaati semua perintah-Nya tanpa terkecuali, sebagai bentuk ketundukan seorang hamba terhadap perintah Sang Pencipta.

Wallahu a'lam bishawab

Posting Komentar

0 Komentar